Minggu, 01 Januari 2012

Abu-abu


Ikhwanul Habibi, kamu buat aku itu abu-abu banget. Kamu bener-bener amat sangat gak jelas. Kamu tiba-tiba dateng ke kehidupan aku yang mungkin memang semua udah rencana Tuhan. Tapi dari tatapan kamu malem itu ke aku, aku jadi punya perasaan yang beda. Perasaan yang udah lama ini gak pernah aku rasain lagi. Kamu bikin aku deg-degan. Kamu bikin aku kagum sama cara bicara kamu. Sama cara kamu menjadi pemimpin. Kamu bikin perasaan aku malem itu jadi campur aduk. Setiap kali aku perhatiin kamu, secara gak sengaja pasti aku liat kamu lagi natap aku juga. Perkenalan kita saat itu emang singkat banget, gak lebih dari 5 hari aja. Tapi kamu udah bikin setiap malem-malem aku -sejak malem terakhir kita sama-sama ninggalin Bandung, selalu teringat sama semua pandangan-pandangan kamu ke aku. Dari awal aku tutup mata waktu masih di bus perjalanan pulang arah Bogor, bayangan wajah kamu selalu ada. Sampai ke malam ini juga kamu masih selalu muncul. Dan semakin aku berusaha buat tutup mata, tatapan kamu itu malah semakin jelas aku lihat. Dan anehnya, waktu pagi-pagi aku buka mata. Dada aku sakit banget setiap inget kalau saat itu aku udah di Bogor dan kamu di Jogja. Gak ada lagi acara bangun pagi-pagi dengan perasaan semangat karena sebentar lagi aku bakalan lihat kamu. Pagi itu hampa banget. Karena setiap aku tengkok ke belakang, depan, kiri, kanan, aku gak liat lagi tatapan kamu. Tapi bayangan wajah kamu semakin jelas aku lihat.       
                Hari ke hari, bayangan tentang kamu selalu aku inget. Dari pertama kali kita jabat tangan dan kamu sebut nama aku, aku gak akan pernah bisa lupain semua kenangan kita disana. Kamu tahu gak? Waktu pertama kali aku ngobrol sama kamu malem itu, aku ngerasa grogi setengah mati. Jantung aku berdetak kenceng banget. Untung aja kamu gak denger, dan jantung aku juga gak loncat ke muka kamu saat itu. Karena malem itu aku bener-bener ngerasa seperti orang yang baru ketemu sama orang yang dikaguminya, yang sebelumya cuma bisa aku lihat aja. Tapi detik itu, kamu bener-bener depan mata. Aku bisa denger suara kamu dari deket. Bisa rasain nafas kamu. Bisa pegang tangan kamu. Bisa natap mata kamu dari jarak yang deket banget.  Sampe detik ini, aku bener-bener gak pernah bisa lupain malem itu. Kalau aja aku bisa, aku pengen joget-joget dan loncat kegirangan sambil teriak-teriak di dalam ruangan itu dan bilang sama semua orang kalau aku seneng banget.
                Ada selama 3 hari, aku ngerasain sesak di dada tiap inget kalau jarak kita sekarang emang udah jauh-jauhan banget. Sampai akhirnya aku memberanikan diri buat sms kamu, dan aku dapet kabar dari kamu. Walaupun sesaknya udah semakin hilang, tapi bayangan wajah kamu sama sekali gak pernah hilang. Malem itu aku inget banget lagi malem jumat. Aku lagi nonton acara dunia lain. Tiba-tiba aku langsung ngerasa kangen banget sama kamu. Karena tepat seminggu yang lalu, di jam yang sama juga. Aku nonton acara itu sama kamu, walaupun kamu sambil ngobrol sama temen-temen kamu. Walaupun kamu duduk agak ngebelakangin aku, tapi aku bener-bener seneng dan grogi banget pastinya. Udara malem di bandung yang seharusnya dingin, malem itu malah aku rasain gerah dan panas banget. Mulai dari waktu kamu mutusin buat duduk di samping aku, sampai akhirnya aku pamit duluan masuk kamar, aku ngerasa seneeeeeeeeeeeeeng banget. Apalagi waktu kamu sempetin nengok ke aku, dan nanyain kenapa aku belum tidur. Rasanya pipi aku tuh udah merah banget kaya cabai. Itu yang kedua kalinya kamu ngajak ngobrol aku. Tapi waku itu lebih deket lagi, dan tentunya aku juga lebih grogi lagi.  Pengen banget rasanya ngulangin masa-masa indah itu sekali lagi aja. Aku coba tutup mata. Dan di saat aku buka mata, ternyata aku memang harus terima kenyataan. Kalau kamu udah jauh disana.
                Sejak saat itu, aku berusaha buat selalu berkomunikasi sama kamu. Apapun aku tanyain, Cuma demi bisa sms’an sama kamu. Sampai akhirnya aku tahu kalau kamu udah punya pacar. Tapi itu gak bikin aku jadi putus asa. Aku tetep nyoba cari celah di hati kamu. Walaupun aku juga gak mau ganggu hubungan kamu, begitupun hubungan aku. Itulah kenapa setiap malem aku selalu kirim sms “Good Night” sama kamu. Aku Cuma pengen kamu ngerasa kalau aku ini ada. Dan Cuma dengan cara itu aku selalu bisa tidur nyenyak.    
                Aku bingung kenapa aku bisa gerasa kamu begitu abu-abu buat aku. Ngerasa kalau kamu itu gak jelas. Padahal yang aku tahu, kamu itu sangat memberikan warna di hidup aku. Dunia aku terasa semakin indah semenjak aku kenal kamu. Dan kamu memang bener-bener jelas banget ada, walaupun memang jauh. Terbukti dengan kamu suka bikin aku tiba-tiba senyum sendiri tengah malem. Apa itu kurang jelas buat ngebuktiin kalau kamu itu memang bener-bener ada? Ya kamu memang ada. Kamu memang memberikan aku banyak warna. Tapi kehadiran kamu buat aku itu bener-bener sangat abu-abu. Kamu dateng dan pergi. Kamu sekilas seperti ngasih harapan, tapi kemudian kamu jatohin aku lagi. Sampai saat ini aku bener-bener gak tahu, tatapan kamu dari malam pertama itu. Pesan sms kamu yang isinya nice dream. Itu semua artinya apa Ikhwanul Habibi? Itulah kenapa aku sangat yakin kalau kamu itu sangat abu-abu dan gak jelas. Sementara jujur,  yang aku inginkan itu ya yang jelas-jelas aja. Dan pacarku saat ini, buat aku dia itu bener-bener terlalu putih. Sekeras apapun aku coba buat bisa memperbaiki warnanya, aku tetep ngerasa lebih berwarna saat bersama kamu.

               

Minggu, 06 November 2011

Tentang CINTA


Cinta... Cinta... Cinta...
Awalnya
cinta datang tanpa permisi
Cinta datang tanpa disangka
Cinta datang tanpa alasan

Tiba-tiba ia menyapa
Memberi perhatian
Dan memluk erat tubuhmu
Dan jika telah di buatnya nyaman
Dan tenang dengan cinta itu

Dia pun enyah secara perlahan
Seolah menyasal
Telah menjadi sekedar
Sapaan dalam hidupmu

Setelah itu
Cinta seolah mencabik-cabik hati
Merenggut semua kebahagiaan
Dan membiarkan engkau yang telah tersakiti
Melihat cinta itu datang kepada yang lainnya

Apakah selalu demikian arti cinta itu.?
Apakah harus selalu melihat
Cinta pergi untuk menyapa yang lain.?
Atau ini memang kesalah pahaman.?

Karena terlalu cepat
MENGAMBIL KESIMPULAN
AKAN PERASAAN CINTA..!!!

BY: RANI SUSYANI

Aku yang Bertanya


Suara gesekan roda dengan besi panjang berkarat nan usang
Juga lalu lalang orang yang menjajakan dagangannya
Menemani perjalananku siang itu
Sesekali iringan musik sederhana dari sekelompok pemuda jalanan
meramaikan suasana didalam kereta ekonomi AC tujuan bogor jakarta yang ku naiki
puluhan bahkan ratusan penumpang yang duduk diatas kursi panjang kereta
terlihat sibuk dengan dirinya sendiri dan urusannya masing-masing
seakan tak menghiraukan orang-orang di sekeliling mereka
sesekali aku mencium bau besi panas yang bergesekan dengan roda kereta api
rasa lapar dan haus yang mengganggu perjalananku saat itu seketika hilang
saat aku melihat seorang ibu yang sedang hamil tua membawa sebuah sapu patah yang ia pakai unuk menyapu satu persatu lantai gerbong kereta
ia membersihkan sampah-sampah yang berserakan diantara kaki para penumpang kereta
dengan membawa sebuah kantong pelastik kecil yang ia sodorkan kepada para penumpang kereta api
seraya meminta imbalan dan belas kasihan orang-orang yang melihatnya
tubuh kecil dan perut buncitnya telah berhasil membuatku iba
belum habis rasa iba ku
sang ibu penyapu gerbong itupun berteriak ke arah gerbong yang telah sebelumnya ia lewati
ada seseorang di gerbong sana yang ia panggil.
Ternyata ia memanggil anaknya anak perempuan yang masih balita
Mata siapa yang tak akan terenyuh melihat pemandangan seperti ini
Hati siapa yang tak akan pedih melihat keadaan seperti ini
Sungguh sesuatu yang tak pernah ingin aku lihat sebelumnya
Apa yang ia kejar.?
Apa yang ia inginkan.?
Apa ia tidak memikirkan keselamatan anaknya yang masih balita?
Yang berjalan sendiri di atas kereta yang sedang berjalan tanpa pintu.?
Apa ia tidak memikirkan keselamatan dirinya dan anak yang ada dalam kandungannya yang sudah tua.?
Apa.?
Apa yang ia cari.?
Belas kasihan orang.?
Batinku terkoyak
Pemandangan macam apa ini.?
Inikah hidup.?
Inikah kehidupan.?
BY: RANI SUSYANI

SECRET ADMIRER

 
Ku tak mungkin miliki dirimu
Kau tak mungkin memilih diriku
Meski kau takkan pernah mengerti
Bahwa hati ini mencintaimu

Ku hanya ingin engaku tahu
Aku disini mendamba dirimu
Ku hanya ingin kau mengerti
Bahwa hati ini inginkan hatimu

Aku disini hanya mampu memandangmu
Hanya mampu kagumimu
Ku bahagia tanpa harus millikmu

I just can become
Your secret admirer
Who just can admirer you
Without can make me tobe
Someone who valuable
In your hert

BY: RANI SUSYANI

BERI AKU WAKTU


WAKTU
Sepi, Sunyi tak bersuara
Di bumi ini hanya detik jam yang kurasa
Berputar mengiringi gundahku malam ini

WAKTU
 Gaduh, keramaian ini
hanya karena hati yang bergumam diotakku
Menyalahkanku akan perbuatanku padanya
Orang yang ku cintai

WAKTU
Jauh, kini ia menjauh pergi
Dengan luka hatinya yang mendalam
Dengan kesalah pahaman ini
Dan dengan kebencian pada diri ini

WAKTU
Sedih, tangisan hati yang terdengar jelas
Menjerit.... Meronta-ronta
Meminta keadilan, mencari kebenaran
Dan mengharap perhatian akan penjelasan jalanku

WAKTU
Akankah waktu mendengar.?
Akankah waktu memperhatikan.?
Semua triakan doa dan pengorbananku
yang salah dimata dia

WAKTU
Akankah waktu menyadarkan dia.?
Memberitahu kebenaranya
Bahwa dia telah salah menilaiku
Bahwa sekarang dia yang menyakitiku
Mencoba membalas semua perbuatan
Yang sama sekali tak ku lakukan

WAKTU
Beri tahu padanya
bahwa aku tak sedang membela diri
Beri tahu padanya
agar ia menunggu
Aku hanya sedang memperbaiki keadaan
yang tak berpihak padanya

WAKTU
Izinkanlah aku sekali lagi
untuk mengatkan
Aku menyayanginya
walaupun dunia menjau dari nya

BY: RANI SUSYANI   04/8/11

Kamis, 21 Juli 2011

Help..!!! ini Tentang PJP lo... Gue amat sangat butuh bantuan lo...

Dear : Om Poconggg
Mungkin lo ga kenal gue, tapi gue kenal lo mungkin kita ga pernah kenalan atau sekedar berjabat ....
(ups Maaf) ^-^ tapi asal lo tau, cucu dari anak sepupu istri dari keponakan perempuan dari kakek buyut embah temennya tetangga gue pernah liat lo lagi nongkrong depan portal subuh-subuh sebenernya gue gak yakin di beneran liat lo atau mungkin dia cuman ngaku-ngaku dan pura-pura biar dia dikira anak kecil dari beribu-ribu anak kecil yang ngaku ngaku pernah liat lu depan portal maksudnya biar masuk ke buku lo....
lo gak ngerti yah conggg..????
sama gue jua..!!
yah maksud gue itumah asal lo tau ajah

ya udah deh conggg langsung aja yah...
gue tuh bimbang, galau, bingung, sedih, gundah gulana, mungkin setelah ini gue akan rapuh dan gak bisa berdiri sendiri...
oh bukan gue bukan lo yang ga bisa bangun sendiri...
(kutip* pocong dari lurah mana yang bisa bangun sendiri dari posisi rebahan?) hahaha cukup..!!!

balik ke masalah gue...
lo tau kan conggg??
buku lo, buku yang lo kasih judul poconggg juga pocong atau yang disingkat jadi PJP..???
buku lo cong....
yang lo tulis dengan kreativitas lo sendiri.
yang lo tulis dengan pemikiran hebat lo sendiri.
yang lo tulis dengan semangat lo sendiri.
yang lo tulis dengan TANGAN (ups maaf) maksud gue dengan entahlah apa itu lo sendiri..!!!
kayanya lo selalu sendiri, gue curiga (kutip* Aan TaQ MungQin Quat Sendiri) itu adalah lo sendiri lagi..???
ngaku Lo NGAKU CONGGG..!!!! >:-/

okay maaf gue emosi..

balik lagi...!!!!
conggg buku lo buku PJP lo...
yang gue cari sendiri.
yang gue pesen sendiri.
yang gue beli dengan uang gue sendiri,
yang gue jaga, gue rawat gue sayang sendiri,
yang gue simpen sendiri,
yang gue baca sendiri,
OKE CUKUP..!!!
conggg gue mohon jangan ngira gue adalah 
Aan TaQ MungQin Quat Sendiri karena gue bukan dia..!!!

iya buku yang dibuat sama lo dan dibeli sama gue dan sekarang jadi milik gue itu... buku itu,,,, buku itu conggg... mau dipinjem sama temen gue...!!!

MAU DIPINJEM SAMA TEMEN GUE...!!!
diulang biar lebih dramatis

krik

Ya oleh karena itu conggg gue galau, gue bimbang, gue mesti gimana?? apa yang mesti gue lakuin?? please conggg..
HELP ME...
gue amat sangat butuh bantuan lo....
kalo enggak gue pinjemin? dia temen gue... kalo die marah.!!
elo conggg elo yang gue turunin ditengah jalan tol...
oke maaf gue emosi lagi...
jadi gimana nih???
Help me???
PLEASE...